Thursday, February 23, 2017

Indonesia Darurat Hoax berdalih Agama

Agama, hal pivasi antara makhluq dan Tuhannya kini seperti komoditi yang tiada habisnya dalam dunia politik di Indonesia. Penodaan agama yang sebenarnya adalah oleh mereka yang mengaku beragama tetapi menggunakan media sebagai provokasi fitnah dan Hoax.

Agama adalah simbol aturan bagi pemeluknya, ketaatan kepada ajaran dan Tuhannya. Namun kenyataan saat ini adalah, pengingkaran terhadap kitab suci hanya demi syahwat politik.

Isyu agama disertai Ras dan Antar golongan ini dianggap sebagai senjata ampuh melawan apapun yang tidak sepaham dengan para pengusungnya.

Skenario para elit yang berhubungan dengan kekuasaan dan proyek-proyek besarnya.  Alhasil seperti kasus Aleppo, bermula dari Hoax para pengusung intoleransi karena ada tujuan destruktive.

Dan ternyata sukses untuk pengancuran sebuah negara. Demikian juga indikasi ini berlaku di Indonesia. Ormas dan partai bentukan dari faham radikalis Timur Tengah yang ditenggarai dibiayai oleh para kapitalis selalu muncul membawa isyu kemarahan dan perpecahan, sebut HTI, FUI, FPI dan kroni-kroninya. Juga seperti partai Politik yang mercusuarnya gerakan Ikhwanul Muslimin seperti PKS.

Hasilnya tiap hari kita dijejali Fitnah dan Hoax bertebaran demi syahwat politik mereka.

Anehnya Fitnah dan Hoax mereka dengan melabeli musuh politiknya sebagai biang Fitnah dan Hoax.

Inilah degradasi moral dan akhlaq mereka yang mengaku sebagai Ummat yang ber akhlaqul karimah.

Indonesia krisis jati diri karena ulah para provokator berkedok agama.

No comments:

Post a Comment